Tuesday, 28 July 2009

TeRnyAtA

Ternyata
ternyata hati ini mati hari ini

bersama jiwa yang telah mati berkali-kali
untuk kamu yang ingin aku mengerti

ternyata hati ini mati hari ini
bersama kelat realiti yang aku dipaksa teguk
tentang kamu, kerna aku hanya
perindu bulan aku si pungguk

ternyata hati ini mati hari ini
bersama suara hati yang ingin aku bisik
tentang kita, tentang selama-lamanya

ternyata hati ini mati hari ini
setelah ku tahu angin itu tidak menipu
ingin skali aku doakan bahagia
namun tidak terdayapercayalah,
aku ingin sekali kamu gembira
tapi dihari hati ini mati, aku tidak mampu

No comments:

Post a Comment